MENU LAMAN

Minggu, 19 April 2015

Ketika Sesuatu Diartikan Sesuatu Yang Lain

Ketika sesuatu diartikan sesuatu yang yang lain mungkin akan lebih berbahaya atau mempunyai nilai buruk yang lebih besar ketika hal tersebut menjadi suatu berita.

Dalam kehidupan banyak hal yang akan membuat manusia sebagai makhluk sosial bersikap hati-hati menghadapai lingkungan sosialnya baik di lingkungan tempat tinggal ataupu di lingkungan tempat kerja.

Istilah jaga imej atau jaim kerap kita dengar dan dipaktekkan oleh orang. Mungkin ini tindakan yang lebih tepat ketimbang kita bersikap seperti apa maunya kita. Kita tinggal di dunia yang masih penuh dengan keinginan-keinginan untuk menampakkan kehebatan kita atau kebanggaan kita, atau yang lebih sering diungkapkan sebagai GE-ER.

Manusia dewasa akan menyimpan hal-hal yang siatnya pribadi untuk hanya dinikmati secara privacy pula. Manusia setengah dewasa ataupun belum dewasa akan berusaha menginformasikan apa-apa yang menjadi hak privacy menjadi hak publik terutama dalam hal ke-ge-er-an.

Menghadapi peristiwa seperti itu bagi manusia dewasa adalah dengan TIDAK berusaha untuk mengkonfirmasikan apa yang telah terjadi. (tentu saja pengecualian tehadap tindakan kriminalitas). Kembali ke wadah asli itu lebih baik ketimbang mengkonfirmasi atau mencoba untuk mengklarifikasi hal yang belum tentu penting.

Kembali ke hakikat sebagai personal profesionalisme tanpa mengharapkan apapun dari luar itu.

Karena sesuatu yang lain dapat diperoleh hanya dari manusia-manusia dewasa lainnya.

Titik.

Tidak ada komentar: